Menghitung Persentase Kebenaran Dengan Menggunakan metode Dempster Shafer

   Postingan kali ini saya akan membahas tentang metode Dempster Shafer yang merupakan salah satu metode dalam cabang ilmu matematika dan biasa digunakan untuk menghitung probabilitas .
teori ini digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah . untuk mengkalkulasikan kemungkinan dari suatu peristiwa.
Dalam menghadapi suatu permasalahan , sering ditemukan jawaban yang tidak memiliki kepastian penuh. Ketidakpastian ini dapat berupa hasil suatu kejadian. Hasil yang tidak pasti disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu aturan yang tidak pasti dan jawaban pengguna yang tidak pasti atas suatu pertanyaan yang diajukan oleh sistem. Hal ini sangat mudah dilihat pada sistem diagnosis gangguan,dimana pakar tidak dapat mendefinisikan hubungan antara gejala dengan penyebabnya secara pasti, dan pasien tidak dapat merasakan suatu gejala dengan pasti pula. Pada akhirnya akan ditemukan banyak kemungkinan diagnosis. Dempster – Shafer merupakan nilai parameter klinis yang diberikan untuk menunjukkan besarnya kepercayaan. Dimana nilai bel(m) suatu gejala yang diinput antara (0-1).
Berkut rumus dari teori dempster shafer :

M3 (Z ) =   ∑ X ∩ Y = Zm1(x).m2(y)
1 − ∑ X ∩ Y = θm1(x).m2(y)

keterangan :

m1 = densitas untuk gejala pertama

m2 = densitas gejala kedua

m3 = kombinasi dari kedua densitas diatas

θ = semesta pembicaraan dari sekumpulan hipotesis (X’dan Y’)

X dan y = subset dari Z

X’ dan y’= subset dari θ

Contoh Penerapan Dempster-Shafer Pada Contoh dibawah ini, akan di cari persentase kemungkinan dari 2 objek dengan menggunakan perhitungan pada table dibawah ini :

m1 , yaitu objek pertama dengan nilai densitas = 90% atau dirubah menjadi desimal = 0.9
m2 , yaitu objek kedua dengan nilai densitas = 80% atau dirubah menjadi desimal = 0.8

Maka untuk menghitung nilai Dempster Shafer , dengan menggunakan nilai believe yang telah ditentukan pada setiap gejala.
m1(θ) = 1 – Bel , Dimana nilai Bel (believe) merupakan bobot yang diinput sesuai kepercayaan, maka untuk mencari nilai kedua gejala diatas , terlebih dahulu dicari nilai dari θ, contohnya dapat dilihat dibawah ini .

Maka m1(Bel) = 0.9

m1(θ) = 1- 0.9 = 0.1

Maka m2(Bel) = 0.8

m2(θ) = 1- 0.8 = 0.2

Gunakan rumus M3 (Z ) =     ∑ X ∩ Y = Zm1(x).m2(y)

                                                     1 − ∑ X ∩ Y = θm1(x).m2(y)

Maka nilai total dari 2 objek diatas =     0.9 * 0.8
1 – ( 0.1 * 0.2 )
= 0.72/1 – 0.02
= 0.73
Maka nilai dari 2 densitas gejala diatas adalah 0.73 atau 73% ,

About nazar088

just do it

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: